Bagi masyarakat Desa Hilisaloo, akses terhadap sanitasi dan air bersih selama bertahun-tahun masih menjadi tantangan. Sebelum program ini dilaksanakan, desa belum memiliki toilet umum yang dapat digunakan bersama, sementara sebagian keluarga juga belum memiliki fasilitas sanitasi di rumah mereka.
Untuk menjawab kebutuhan tersebut, Saab Shares membangun toilet umum sekaligus memasang saluran air dari sungai menuju lokasi. Kehadiran fasilitas ini tidak hanya menyediakan akses sanitasi yang layak, tetapi juga menghadirkan air bersih bagi keluarga-keluarga yang tinggal di sepanjang jalur pipa.
Program ini memberikan manfaat langsung kepada 42 keluarga, yang terdiri dari 78 orang dewasa serta 57 anak-anak dan remaja, dengan total 135 penerima manfaat langsung.
Dampaknya terasa nyata dalam kehidupan sehari-hari. Masyarakat kini memiliki akses terhadap fasilitas sanitasi yang lebih bersih dan sehat, sementara air bersih menjadi lebih mudah dijangkau. Toilet umum ini juga menjadi fasilitas penting bagi berbagai kegiatan sosial masyarakat, seperti acara keagamaan, pertemuan warga, hingga perayaan keluarga.
Melalui pembangunan toilet umum dan saluran air bersih di Desa Hilisaloo, Saab Shares percaya bahwa perubahan besar sering kali dimulai dari kebutuhan yang paling mendasar—air bersih, sanitasi yang layak, dan kesempatan bagi masyarakat untuk hidup dengan lebih sehat, nyaman, dan bermartabat.
Akses terhadap sanitasi yang layak masih menjadi tantangan bagi masyarakat Desa Tetezou, Nias. Sebelum pembangunan ini dilakukan, anak-anak Rumah Belajar Saab Shares sering harus menggunakan toilet milik warga sekitar, sementara para petani dan masyarakat yang melintas tidak memiliki fasilitas yang memadai untuk menjaga kebersihan diri.
Fasilitas ini dihadirkan untuk menyediakan akses sanitasi yang bersih, aman, dan nyaman bagi masyarakat.Anak-anak kini memiliki tempat yang layak dan higienis untuk menggunakan toilet, warga sekitar dapat menjalankan aktivitas sehari-hari dengan lebih nyaman, serta para petani dan masyarakat yang beraktivitas di sekitar lokasi memiliki akses terhadap air bersih dan fasilitas sanitasi yang memadai.
Diperkirakan, pembangunan ini memberikan manfaat bagi sekitar 150 penerima manfaat, yang terdiri dari anak-anak Rumah Belajar Saab Shares, orang tua murid, warga Desa Tetezou, petani, serta masyarakat yang melintas di area tersebut.
Melalui pembangunan toilet umum dan saluran air bersih ini, Saab Shares terus berkomitmen untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui penyediaan infrastruktur dasar yang mendukung kesehatan, kebersihan, dan kehidupan yang lebih bermartabat bagi masyarakat di daerah terpencil.
Akses terhadap fasilitas sanitasi yang layak merupakan salah satu kebutuhan dasar yang masih menjadi tantangan di berbagai daerah terpencil, termasuk di Desa Orahili, Nias. Untuk menjawab kebutuhan tersebut, Saab Shares membangun sebuah toilet umum yang dapat digunakan bersama oleh anak-anak Rumah Belajar maupun masyarakat sekitar.
Saat ini, Rumah Belajar Saab Shares Desa Orahili melayani 52 anak yang mengikuti berbagai kegiatan belajar secara rutin. Sebelum adanya fasilitas ini, akses terhadap toilet yang bersih dan nyaman masih terbatas, sehingga keberadaan toilet umum menjadi sangat penting untuk mendukung kegiatan belajar sekaligus menjaga kesehatan dan kebersihan lingkungan.
Tidak hanya dimanfaatkan oleh para murid, toilet ini juga digunakan oleh empat keluarga di Desa Orahili, dengan total sekitar 16 anggota keluarga yang turut merasakan manfaatnya. Kehadiran fasilitas ini membantu meningkatkan kualitas hidup masyarakat dengan menyediakan akses sanitasi yang lebih aman, bersih, dan mudah dijangkau.
Pembuatan sumber air & saluran air untuk di desa Lewuombanua, Kep. Nias, Sumatera Utara, sebelum pembangunan ini, warga harus mengangkut air dengan ember kecil dengan jarak sekitar 1 KM.
Sekarang seluruh warga di desa Lewuombanua bisa menikmati akses air ini yang sudah langsung tersalurkan ke setiap rumah.
Bagi banyak orang, air bersih adalah kebutuhan yang mudah diperoleh. Namun, bagi masyarakat di Desa Umbubalodano, Nias, akses terhadap air bersih masih menjadi tantangan dalam kehidupan sehari-hari.
Untuk menjawab kebutuhan tersebut, Saab Shares melaksanakan program pengadaan air bersih melalui pemasangan pompa air dan jaringan pipa yang mengalirkan air dari sumber mata air menuju area pemukiman dan Rumah Belajar Saab Shares. Dengan adanya sistem ini, masyarakat kini dapat memperoleh air bersih dengan lebih mudah tanpa harus menempuh jarak yang jauh.
Program ini memberikan dampak yang sangat berarti bagi masyarakat. Anak-anak Rumah Belajar Saab Shares kini dapat belajar dan beraktivitas dengan lingkungan yang lebih bersih dan sehat. Selain itu, warga sekitar juga merasakan manfaat langsung karena air bersih kini tersedia lebih dekat dengan rumah mereka.
Banyak warga datang membawa ember dan jerigen untuk mengambil air yang kemudian digunakan untuk kebutuhan sehari-hari, mulai dari memasak, mencuci, hingga menjaga kebersihan keluarga. Kehadiran fasilitas ini tidak hanya mempermudah akses terhadap air bersih, tetapi juga meningkatkan kualitas hidup masyarakat secara keseluruhan.
Program pengadaan air bersih ini diperkirakan memberikan manfaat bagi 48 murid Rumah Belajar Saab Shares serta 53 warga yang tinggal di sekitar lokasi, sehingga total lebih dari 100 penerima manfaat kini memiliki akses yang lebih baik terhadap sumber air bersih.
Sebelum program ini dilaksanakan, Desa Boholu belum memiliki toilet umum yang dapat digunakan bersama, sementara sebagian keluarga juga belum memiliki fasilitas sanitasi pribadi. Keterbatasan akses air bersih semakin memperberat tantangan yang dihadapi masyarakat sehari-hari.
Melihat kebutuhan tersebut, Saab Shares membangun toilet umum sekaligus memasang saluran air dari sungai menuju lokasi. Kini, fasilitas ini tidak hanya menyediakan akses sanitasi yang layak, tetapi juga menghadirkan air bersih bagi keluarga-keluarga yang tinggal di sepanjang jalur pipa.
Program ini memberikan manfaat langsung kepada 14 keluarga, yang terdiri dari 26 orang dewasa dan 38 anak-anak serta remaja, dengan total 64 penerima manfaat.